- Edukasi -

Blog Image

Alga Hijau

Kandungan selulosa dalam alga hijau memberikan serat alami yang kuat dan fleksibel untuk pembuatan tisu. Produksi selulosa dari alga hijau lebih berkelanjutan dibandingkan dengan serat kayu konvensional karena tidak memerlukan lahan yang luas atau merusak hutan. alga hijau yang melimpah di perairan Indonesia memiliki potensi besar sebagai bahan baku tisu ramah lingkungan. Selain itu, alga hijau memiliki sifat antibakteri alami yang bermanfaat untuk penyebaran bakteri sehingga lebih higienis.

Blog Image

Biopulping

Biopulping merupakan metode delignifikasi pulp sebelum menjadi tisu. Proses ini melibatkan mikroorganisme seperti jamur Phanerochaete chrysosporium. Jamur ini mampu memutus ikatan lignoselulosa menyebabkan lignin terdegradasi. Hasil degradasi lignin membuat tekstur tisu menjadi lembut. Metode biopulping tidak menghasilkan limbah yang berbahaya bagi lingkungan. Metode biopulping menggunakan jamur Phanerochaete chrysosporium menawarkan alternatif ramah lingkungan dalam proses delignifikasi pulp tisu yang setara dengan bahan kimia.